PUISIKU
UNTUK DIA
Pada
awalnya aku jadi yakin akan semua ini
Hardirmu,
cintamu, kasih dan sayang mu mampu membuat hatiku bahagia.
Namun
seiring dengan berjalannya waktu
Aku
semakin tidak mengerti dengan semua ini.
Apakah
ini semua karna cinta.
Bagaimana
aku bisa merasakan kebahagiaan,
memiliki cinta yang selama ini tidak pernah
aku rasakan
kenapa
kamu masi belum mengerti akan berartinya dirimu untukku
kenapa
kamu masi belum sadar akan arti dirimu untukku
kenapa
kamu masih belum melihat apa artinya kamu untukku
semakin
banyak aku diam
semakin
aku tidak mengerti akan semua ini
padahal
aku tau apa yang aku rasakan selama ini
tapi
akau akui semua ini salahku
dan
semua karnaku yang tak pernah mau mengerti akan dirimu
yang
tak pernah bisa memenuhi apa keinginanmu
aku
lebih mengikuti keegoisannku
sampai
aku melupakan dirimu
tapi
satu hal yang harus kamu ketahui
cintaku
tak kan pernah berubah padamu
dan
tak akan ada satu orang pun yang dapat memisahkan kita
aku
ingin kita tetap bersama
walau
mungkin tidak di dunia nyata ini
semua
ini karna aku sayang kamu
aku
ingin pergi dari dunia nyata ini
karna
aku tak ingin menyakitimu
karna
aku sayang sama kamu
aku
ingin bilang sesuatu sama kamu
i
love you
Puisi Kenangan
Cinta mengapa engkau pergi meninggalkan ku
Tidak akan ada cinta seperti dirimu lagi
Semakin aku sendiri semakin engkau menjauh
Aku
begitu ingin memelukMu untuk terakhir kalinya
Aku
begitu menyayangi mu walau ku tau kau tak kan pernah peduli
Aku
terus merindukan mu walau ku tau kau terus menjauhiku
Aku
takkan sanggup menghapus segala bayang mu
Tapi
kini kurelakan kau pergi dariu
Kegembiraan yang dulu kurasakan saat memilikimu
Kini telah berubah menjadi kesedihan karna
kehilangan mu
Mengapa diriku tak pernah bisa melupakan mu ..?
Dan mengapa dirimu yang selalu ada dipikiran ku ..?
Mungkin
salahku juga terlalu mencintai mu sepenuh hatiku
Ku
ratapi kisahku dengan air mata
Kurenungi
kisah kita dengan tangisan pilu
Hati
ini terlalu sakit karena cintaMu
Serpihan demi serpihan luka ku rasa
Kepingan demi kepingan kita kuingat
Semakin ku kenang semakin hancur hati ini
Tapi
mengapa sampai sekarang aku masi bisa mencintai mu
Bilur-bilur
luka meleleh harapan cinta mengental
Mencoba
menutupi tangis dan menghapus air mata di Pipi
Mengapa luka ini membuatku makin cinta .?
Kapankah air mata ini menjadi air mata yang bening
dan tak keruh
Kapankah derai tangisku terhenti menjadi setetes dan
terakhir
Seharusnya
engkau tak perlu aku tangisi
Harusnya
aku kuat, harusnya aku tak perlu pertaruhkan air mata ini
Hanya
demi satu kenangan dan masa yang telah pergi
Tapi
mengapa.? Mengapa sampai sekarang aku tak bisa melupakannya.?
Mengapa terus jatuh dan menumpah air mata yang
perihkan hati ini
Hatiku sekarang menjadi perasa, air mata ini jatuh
Jatuh untuk cinta yang telah mengabaikanKu
Mataku
yang menjadi saksi bagaimana air mataku jatuh untuknya
Air
mataku jatuh terlalu banyak dan menderai
Terlalu
lama menetes dan terus menumpah
Aku sendiri bersama keluh kesahku dan tenggelam oleh
suara tangisku
Bersama serpihan hati yang akan ku bawah sampai aku
mati
Aku dan Sahabat Masa Lalu Puisi kenangan
@darno_ufatma
Tidak terasa hampir 3 tahun berlalu
Suka dan duka kehidupan silih berganti
menghantuiku Seperti gula dan garam yang bercampur
Itulah nikmat dari kehidupan
Tak terasa juga sebuah makna kata yang lebih dari teman ku
berikan Yaitu Sahabat.
Dulu ku berpikir semuanya akan abadi
termasuk yang ada di sekitar ku
Seperti pohon yang menetap di singgasana pot Sahabat....
kini kita terkikis arus jaman
Tapi masa lalu akan selalu mengingat kita ..
pada masa di saat tubuh kecil ini selalu disepelekan
dan dimaki oleh mulut besar itu..
Tawa semua adalah kenangan manis kita,
berjalan mengarungi sebuah kampung yang indah,
diarungi lautan mimpi masa depan
adalah kenangan manis yang tidak bisa dilupakan
begitu saja sob..
Duka adalah bagian yang menyakitkan dalam kehidupan ini
sob tapi Rasa seperti kekompakan tubuh ini,
terasa ringan menghadapinya..
Kenanglah ini sob,
Mengenang adalah sesuatu yang indah,
walaupun air mata akan selalu menyertai lukisan kehidupan ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar